LPHD dan Masyarakat Desa Nanga Betung Lakukan Pengawasan Hutan Selama Empat Hari Tiga Malam
Nanga Betung, September 2025 — Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Nanga Betung bersama tim patroli dan perwakilan masyarakat melaksanakan kegiatan pengawasan hutan desa selama empat hari tiga malam pada bulan September 2025. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian kawasan hutan desa dari berbagai ancaman seperti penebangan liar, perburuan satwa, dan kebakaran hutan.
Selama kegiatan berlangsung, tim melakukan berbagai aktivitas penting, di antaranya pengawasan kawasan hutan, pendataan flora dan fauna, serta pemantauan batas wilayah hutan desa. Dari hasil pengawasan, tim tidak menemukan aktivitas penebangan liar, namun mendapati beberapa jejak kendaraan yang diduga digunakan untuk mengangkut kayu. Lokasi tersebut kemudian diberi tanda peringatan dan dicatat sebagai titik pengawasan lanjutan.
Ketua LPHD Nanga Betung, [Nama Ketua LPHD], menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilakukan secara berkala setiap bulan guna memastikan kondisi hutan tetap terjaga. “Selama empat hari tiga malam di lapangan, kami melihat banyak potensi alam yang perlu dilindungi, termasuk beberapa jenis flora dan fauna endemik. Masyarakat harus terus dilibatkan agar pengelolaan hutan berjalan berkelanjutan,” ujarnya.
Kegiatan ini menunjukkan sinergi antara LPHD, tim patroli, dan masyarakat Desa Nanga Betung dalam menjaga sumber daya alam. Selain sebagai upaya pelestarian lingkungan, pengawasan rutin juga menjadi bentuk edukasi lapangan bagi masyarakat agar semakin sadar akan pentingnya menjaga hutan desa sebagai penopang kehidupan, sumber ekonomi berkelanjutan, dan pelindung dari bencana alam.