Nanga Betung, 14-15 Oktober 2025 — Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh enam Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) bersama satu perwakilan Pemerintah Desa dari Penepian Raya, kegiatan pelatihan pengelolaan website yang difasilitasi oleh PRCF Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari di aula kantor LPHD Pundjung Batara Desa Nanga Betung dengan tujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam memanfaatkan teknologi digital untuk publikasi kegiatan, pengelolaan data, serta transparansi informasi pengelolaan hutan desa.
Pelatihan ini diikuti oleh LPHD Pundjung Batara (Desa Nanga Betung), Nyuai Peningun (Desa Nanga Jemah), Batang Tau (Desa Sri Wangi), Bumi Lestari (Desa Penepian Raya), Bukit Belang (Desa Tanjung), dan Lauk Bersatu (Desa Nanga Lauk), serta satu perwakilan dari Pemerintah Desa Penepian Raya. Narasumber dalam kegiatan ini adalah Riovanus, yang memberikan materi mengenai pengelolaan website dan strategi komunikasi daring untuk memperkuat kelembagaan hutan desa.
Selama dua hari pelatihan, peserta mendapatkan materi teori dan praktik langsung, mulai dari dasar-dasar pembuatan website, pengelolaan informasi kegiatan lapangan, hingga penyajian data keanekaragaman hayati desa. Kegiatan berlangsung interaktif dan produktif, dengan peserta aktif berdiskusi serta mempraktikkan cara mengelola situs web menggunakan perangkat masing-masing di bawah bimbingan narasumber dan tim fasilitator PRCF Indonesia.
Ketua LPHD Nanga Betung Rusdi, menyampaikan apresiasi atas dukungan PRCF Indonesia dalam peningkatan kapasitas LPHD. “Pelatihan ini sangat membantu kami dalam mengenalkan potensi dan kegiatan hutan desa secara digital. Dengan website, informasi tentang pengelolaan hutan bisa diakses oleh masyarakat luas secara terbuka dan transparan,” ujarnya. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama antar-LPHD dan meningkatkan profesionalitas dalam pengelolaan hutan berbasis masyarakat.